Tanjungpandan – Sabtu 22 Agustus 2026 Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Belitung menggelar aksi penggalangan donasi untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat Belitung terhadap saudara-saudara yang tengah menghadapi dampak bencana.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan selama dua hari sabtu dan ahad, dengan titik penggalangan donasi berada di sejumlah lokasi strategis. Di antaranya lampu merah Masjid Asyuro, lampu merah Masjid Al-Khoir, serta kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Satam pada hari Minggu.
Sebelum aksi dilaksanakan, tim fundraising Lazismu Belitung terlebih dahulu menggelar rapat persiapan dan koordinasi. Medis, selaku Manager Fundraising Lazismu Belitung, turut mengoordinasikan jalannya kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan penggalangan donasi di lapangan.
Rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung pada Sabtu sore, Minggu pagi, dan Minggu sore. Untuk memperluas keterlibatan masyarakat, tim program Lazismu Belitung yang dikoordinasikan oleh Yudha juga mengajak sejumlah sekolah untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut, di antaranya SMK Negeri 1 dan SMA Muhammadiyah, Yudha juga menyampaikan surat perizinan kepada Polres setempat agar galang donasi tetap tertib dan aman.
Antusiasme masyarakat Belitung terlihat pada saat kegiatan berlangsung. Banyak warga yang secara sukarela memberikan donasi untuk membantu masyarakat terdampak gempa NTT melalui Lazismu.
Penggalangan donasi ini tidak hanya menjadi upaya menghimpun bantuan, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Belitung terhadap korban bencana di berbagai daerah.
Melalui aksi tersebut, Lazismu Belitung berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak gempa di NTT serta menjadi bukti bahwa kepedulian dan semangat berbagi dapat hadir dari mana saja, termasuk dari Bumi Laskar Pelangi untuk saudara-saudara di NTT.



