Tanjungpandan – Senin 29/12/2025 Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Bersama masyarakat se-Pulau Belitung, Lazismu Belitung menyalurkan bantuan tahap pertama untuk korban banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan total dana sebesar Rp207.950.449.
Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh beberapa waktu lalu telah menyebabkan banyak korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta melumpuhkan aktivitas perekonomian masyarakat. Kondisi tersebut memaksa ribuan warga mengungsi dan membutuhkan bantuan darurat maupun pemulihan jangka panjang.
Merespons situasi tersebut, Lazismu Belitung sebagai lembaga yang fokus pada aksi-aksi kemanusiaan segera melakukan penggalangan donasi. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi, lembaga, hingga sekolah-sekolah, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama terhadap sesama.
Aksi awal dilakukan melalui kolaborasi dengan organisasi otonom Muhammadiyah, seperti PDPM dan IPM, dalam bentuk penggalangan dana. Lazismu Belitung berperan sebagai fasilitator dengan mengurus perizinan kepada Dinas Sosial serta menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan di lapangan. Dalam kurun waktu tiga hari, kolaborasi tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp33.227.000.
Kontribusi signifikan juga datang dari sejumlah Kantor Layanan (KL) Lazismu di wilayah Belitung. Salah satu penghimpunan terbesar berasal dari KL Sijuk yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp26.599.000, dengan melibatkan Majelis Taklim se-Kecamatan Sijuk dalam aksi penggalangan dana.
Kurang dari satu bulan sejak penggalangan donasi pertama dilakukan, total dana kebencanaan yang berhasil dihimpun Lazismu Belitung mencapai Rp207.950.449. Dana tersebut telah disalurkan pada tahap pertama melalui tim pendistribusian Lazismu Belitung ke BSI, untuk selanjutnya dikelola oleh Lazismu Pusat dan dikonversikan dalam bentuk kebutuhan prioritas bagi para penyintas bencana.
“Insyaallah, Lazismu Belitung telah menyampaikan amanah ini sebaik mungkin. Teriring doa dari kita semua, semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Terima kasih kepada seluruh donatur warga Belitung atas kepercayaan dan rezeki yang telah diberikan, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujar Yudha, Manager Program Lazismu Belitung.
Penyaluran bantuan tahap pertama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Lazismu dalam mendampingi korban bencana. Lazismu Belitung masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam penggalangan donasi kemanusiaan, mengingat proses pemulihan pascabencana diperkirakan akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.



