Tanjungpandan – Sabtu 17/01/2026 Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) Belitung sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) 2026 sebagai forum strategis untuk menyatukan pandangan dan merumuskan arah program penghimpunan serta pendistribusian dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZISKA) secara inovatif, terintegrasi, dan berdampak berkelanjutan.
RAKERDA Lazismu Belitung 2026 merupakan agenda tahunan yang membahas perencanaan program, strategi penghimpunan, pola pendistribusian, serta penetapan program unggulan tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Lazismu Belitung beserta jajaran pengurus, perwakilan BAZNAS Kabupaten Belitung Drs. Muhammad Subhan, Ketua PDM Belitung M. Turfan Amir, S.Pd., Direktur Eksekutif Lazismu Belitung Muhammad Nadhirin, Ketua BP Lazismu Wilayah Kepulauan Bangka Belitung Heru Kurniawan, S.T., melalui zoom, komunitas kebaikan seperti Injab, Sijum dan para amil, serta seluruh kantor layanan Lazismu se-Belitung.
Forum ini digelar untuk memperkuat sinergi antar kantor layanan, menyatukan strategi inovasi sosial, serta memastikan seluruh program Lazismu Belitung berjalan terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan demi memperluas kebermanfaatan bagi masyarakat.
RAKERDA diawali dengan sambutan Ketua Lazismu Belitung yang menyampaikan apresiasi atas capaian penghimpunan tahun 2025 sebesar Rp6,3 miliar dari target Rp6,1 miliar. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi luar biasa mengingat keterbatasan sumber daya manusia di Kabupaten Belitung. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan kebanggaan atas diraihnya penghargaan Amil Terbaik Wilayah Kepulauan Bangka Belitung 2025 oleh Direktur Eksekutif Lazismu Belitung, Muhammad Nadhirin, pada ajang Rapat Kerja Wilayah.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Belitung, Drs. Muhammad Subhan, turut mengapresiasi capaian Lazismu Belitung dan menyatakan kesiapan BAZNAS untuk membuka peluang kerja sama pada tahun 2026 dalam rangka pengentasan kemiskinan melalui program-program berkelanjutan.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Belitung M. Turfan Amir, S.Pd., yang sekaligus membacakan hasil Lazismu Award 2026. Penghargaan kategori Penghimpunan Kantor Layanan Terbaik diberikan kepada LKSA Muhammadiyah, kategori Pendistribusian Terbaik kepada Program Bank Ziska KL Badau, serta kategori Amil Berprogres kepada Pipit Candra dari KL Sijuk.
Dalam sesi materi utama, Direktur Eksekutif Lazismu Belitung Muhammad Nadhirin memaparkan pola penghimpunan dan pendistribusian tahun 2026. Strategi penghimpunan diarahkan pada penguatan digital fundraising melalui optimalisasi media sosial, video konten, serta rekrutmen relawan fundraising. Sementara itu, pola pendistribusian disepakati merata pada lima pilar utama, yakni pendidikan, ekonomi, sosial dakwah, kemanusiaan, dan kesehatan, dengan penguatan tata kelola, perencanaan awal tahun, serta kewajiban dokumentasi kegiatan.
Program unggulan Lazismu Belitung tahun 2026 meliputi pendirian Rumah Singgah Gratis dan pengembangan Pondok Pesantren Ar Fachrudin. Selain itu, Ketua BP Lazismu Wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Heru Kurniawan, S.T., melalui sambungan daring, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas amil, optimalisasi penghimpunan muzaki perorangan dan CSR, serta pengembangan program pemberdayaan muallaf, riqab, dan pilar lingkungan.
Menutup rangkaian kegiatan, Manager Fundraising Medis Putra memaparkan target penghimpunan tahun 2026 sebesar Rp7.522.082.347 dengan strategi zakat awal tahun, penguatan Ramadan, pembangunan pesantren, digital fundraising, serta penetapan target qurban minimal 60 sapi dan 20 kambing.
Melalui RAKERDA ini, Lazismu Belitung berharap seluruh kantor layanan dan amil memiliki satu visi dan langkah yang sejalan dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat Belitung.



