Serius Garap Fundraising Modern, Lazismu Belitung Siapkan Amil Kompeten Lewat Sekolah Amil

Semarang — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Tengah terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil melalui peningkatan kompetensi di bidang penghimpunan dana, khususnya berbasis digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Amil Kelas Fundraising Konvensional dan Digital yang dilaksanakan pada 26–28 Januari 2026 di Semarang.

Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, 60 peserta mengikuti proses sertifikasi amil berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bagian dari langkah strategis Lazismu dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas amil zakat.

Sekolah Amil ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pemahaman dasar hingga lanjutan terkait pengelolaan media sosial, strategi fundraising digital, serta penguatan pelayanan dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Materi disampaikan oleh para narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidang fundraising, komunikasi digital, serta tata kelola kelembagaan zakat.

Dalam kegiatan tersebut, Lazismu Belitung mengirimkan dua amil, yakni Medis Putra selaku Manager Fundraising dan M. Fahmi selaku Manager Digital Fundraising. Keikutsertaan keduanya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan strategi penghimpunan dana ZIS di wilayah Belitung.

Tidak hanya mengikuti rangkaian pelatihan, para peserta juga menjalani uji sertifikasi amil di akhir kegiatan. Sertifikasi ini menjadi bagian dari ikhtiar Lazismu dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada para muzaki dan mustahik.

Melalui kegiatan ini, Lazismu Belitung diharapkan dapat terus berinovasi dalam penghimpunan dana dan penguatan pelayanan, serta menyiapkan amil yang profesional, tersertifikasi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bagikan ini:

Facebook
WhatsApp
Twitter

Berita Terkait