Tanjungpandan Rabu 8/04/2026 Program Beasiswa Mentari dari Lazismu Belitung lagi-lagi menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membantu pendidikan siswa kurang mampu. Kali ini, mereka memberikan bantuan berupa sepeda kepada seorang siswi SMK Negeri 2 Tanjungpandan bernama Widiya. Widiya harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer setiap hari untuk pergi ke sekolah.
Semua berawal dari para guru SMK Negeri 2 Tanjungpandan yang tergerak oleh kegigihan Widiya. Mereka mengajukan permohonan bantuan kepada Lazismu Belitung agar Widiya bisa terus bersekolah tanpa harus berjalan kaki. Lazismu Belitung langsung melakukan survei ke rumah Widiya untuk melihat kondisi yang sebenarnya.
Hasil survei menunjukkan bahwa Widiya adalah anak yang sederhana dan pendiam. Ia adalah anak pertama dari dua bersaudara, dan adiknya juga bersekolah di tempat yang sama. Karena keterbatasan ekonomi, kedua bersaudara ini harus berbagi apa yang mereka punya. Sepeda yang mereka miliki sudah tidak bisa digunakan oleh Widiya, jadi ia memilih berjalan kaki setiap hari. Setelah sekolah, Widiya membantu pekerjaan rumah, sementara ibunya bekerja dari pagi hingga sore.
Lazismu Belitung langsung bergerak cepat setelah melihat kondisi Widiya. Bersama mitra munfiqin Lazismu, mereka mencari sepeda yang layak dan nyaman digunakan. Setelah memilih, mereka memutuskan untuk memberikan sepeda Polygon yang masih dalam kondisi baik kepada Widiya.
Tim pendistribusian langsung mengantarkan bantuan tersebut ke rumah Widiya di Air Merbau. Saat penyerahan, Widiya dan ibunya sangat terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Belitung dan para donatur yang telah membantu.
Dengan mata yang berbinar, Widiya berjanji akan terus semangat belajar dan meraih cita-citanya di masa depan. Bantuan ini bukan hanya sepeda, tapi juga harapan baru yang membantu Widiya meraih masa depan yang lebih baik.



