Lazismu Belitung Gandeng Peternak Ayam, Hadirkan Solusi bagi LKSA Muhammadiyah Putra Anda

Tanjungpandan – Selasa 20/10/2026 Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Belitung terus berinovasi dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Keagamaan Lainnya (ZISKA). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program kemitraan peternakan ayam pedaging yang tidak hanya mendorong pemberdayaan ekonomi peternak, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi serta mendukung biaya operasional LKSA Muhammadiyah Putra Anda.

Program ini mengusung pendekatan pemberdayaan yang menghubungkan sektor ekonomi produktif dengan kebutuhan sosial. Melalui kemitraan tersebut, usaha peternakan diharapkan mampu menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi peternak sekaligus memberikan dukungan nyata bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKSA Muhammadiyah Putra Anda.

Direktur Eksekutif Lazismu Belitung, Muhammad Nadhirin, menjelaskan bahwa peternakan ayam pedaging merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana ZISKA yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Setelah berjalan hampir satu tahun, program ini mulai mendapatkan perhatian dari Bank Indonesia (BI), yang kemudian memberikan dukungan berupa pembangunan kandang ayam berkapasitas 2.000 ekor.

Menurut Nadhirin, program ini tidak sekadar berorientasi pada pengembangan usaha peternakan, tetapi juga dirancang untuk menciptakan manfaat yang lebih luas. Selain memberdayakan peternak lokal agar mampu mengembangkan usahanya, hasil dari program ini diharapkan dapat menjadi sumber pangan bergizi, khususnya protein hewani, bagi anak-anak LKSA Muhammadiyah Putra Anda. Di sisi lain, usaha tersebut juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan biaya operasional lembaga.

Dukungan Bank Indonesia berupa fasilitas kandang dengan kapasitas 2.000 ekor menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat keberlanjutan program. Dengan pengelolaan yang baik, peternakan ini berpotensi menjadi sumber pasokan pangan yang memberikan manfaat tidak hanya bagi anak-anak LKSA, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

Umar, selaku peternak ayam pedaging yang terlibat dalam program kemitraan ini, mengungkapkan bahwa kolaborasi bersama Lazismu Belitung memberikan peluang untuk mengembangkan usaha sekaligus menghadirkan manfaat sosial. Melalui kemitraan tersebut, ia tidak hanya memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas peternakannya, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung kebutuhan operasional LKSA Muhammadiyah Putra Anda.

Program ini menjadi contoh bagaimana pemberdayaan ekonomi produktif dapat disinergikan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi antara Lazismu Belitung, peternak lokal, dan dukungan Bank Indonesia, usaha peternakan diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memperkuat pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak yang membutuhkan perhatian bersama.

Ke depan, Lazismu Belitung berharap program kemitraan ini dapat terus berkembang, menjangkau lebih banyak penerima manfaat, serta direplikasi dalam skala yang lebih luas. Dengan semangat kolaborasi dan pendayagunaan dana ZISKA yang produktif, program ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi pemberdayaan peternak, pemenuhan gizi anak-anak, dan keberlangsungan operasional LKSA Muhammadiyah Putra Anda.

Bagikan ini:

Facebook
WhatsApp
Twitter

Berita Terkait